Jika pekerjaan membuat seseorang terus-menerus kehilangan waktu tidur, jarang bertemu keluarga, tidak memiliki waktu istirahat atau selalu merasa cemas mengenai uang, kondisi tersebut layak menjadi bahan evaluasi.
Seseorang dapat mulai melihat kembali apakah target ekonomi yang dikejar memang sesuai dengan kebutuhannya atau justru membuat kehidupannya semakin terbebani.
Pada akhirnya, uang memang penting untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi uang bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seseorang.
Kemampuan memenuhi kebutuhan ekonomi sebaiknya berjalan bersama dengan kemampuan menjaga kesehatan, hubungan keluarga, waktu istirahat dan kualitas hidup.
Karena itu, orang yang selalu mengejar kebutuhan ekonomi tidak dapat langsung diberi label sebagai materialistis atau terlalu ambisius. Di balik perilaku tersebut bisa terdapat tanggung jawab, pengalaman masa lalu, kebutuhan akan rasa aman atau kekhawatiran terhadap masa depan.
Yang terpenting adalah bagaimana seseorang dapat bekerja dan memenuhi kebutuhan ekonomi tanpa kehilangan keseimbangan dalam menjalani kehidupannya.
Artikel Terkait
Polres Blitar Kota Bongkar 5 Kasus Narkoba Sepanjang September, 5 Tersangka Diamankan
Harga Bawang Putih Blitar Hari Ini, Selisihnya dengan Tulungagung Bikin Penasaran
Harga Cabai Merah Besar Jawa Timur Beragam, Blitar Jauh di Bawah Rata-rata
Bupati Blitar Tinjau Irpom di Sanankulon, Dorong Petani Rawat Irigasi dan Perkuat Ketahanan Pangan
Dorong Produktivitas Petani, Bupati Blitar Tanam Cabai Rawit di Desa Sleman
Di Balik Sifat Keras Kamis Legi, Ternyata Ada Karakter yang Bikin Banyak Orang Suka
Kamis Legi Disebut Punya Jalan Rezeki yang Tak Biasa, Jodohnya Ternyata Tak Boleh Sembarangan
Wujud Penghargaan Negara Atas Dedikasi Prajurit, 64 Personel Kodim 0808/Blitar Resmi Naik Pangkat
Mengenal Kaum Rebahan di Era Digital, Ketika Kenyamanan Bisa Membuat Orang Enggan Bergerak
Hari Kesaktian Pancasila, Wawali Blitar Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kesatuan