Kamis, 8 Oktober 2026

Rabu Pahing Disebut Bawa Rejeki Besar, Benarkah Cocok Jadi Pengusaha?

Photo Author
Mohammad Ali Ridlo, Paliwara.com
- Rabu, 7 Oktober 2026 | 10:24 WIB
Ilustrasi pemilik weton Rabu Pahing. (Pixabay)
Ilustrasi pemilik weton Rabu Pahing. (Pixabay)

Paliwara.com – Weton Rabu Pahing dalam kepercayaan primbon Jawa disebut memiliki karakter yang kuat serta potensi membawa keberuntungan bagi keluarga. Dengan jumlah neptu 16, weton ini juga dipercaya lebih cocok menjalani pekerjaan secara mandiri, termasuk menjadi pengusaha.

Berdasarkan perhitungan primbon Jawa, orang yang lahir pada Rabu Pahing disebut memiliki mental kuat dan tidak mudah mengikuti keinginan orang lain. Sifat tersebut membuatnya dipercaya kurang cocok bekerja sebagai bawahan dan lebih sesuai menjadi pemimpin bagi usaha yang dijalankannya sendiri.

Beberapa bidang pekerjaan yang disebut cocok bagi pemilik weton Rabu Pahing antara lain berdagang, bertani, menjadi makelar, hingga bekerja secara mandiri atau freelancer. Karakter yang berani mengambil keputusan dinilai dapat menjadi modal dalam mengembangkan usaha.

Baca Juga: Weton Rabu Pahing Disebut Punya Pergaulan Luwes, tapi Dikenal Boros

Dalam primbon, Rabu Pahing memiliki neptu 16 yang tergolong tinggi. Kelahiran anak dengan weton tersebut, baik laki-laki maupun perempuan, dipercaya membawa peruntungan bagi keluarga.

Keberadaan anak Rabu Pahing disebut dapat membuat usaha sang ayah berjalan lebih lancar. Karena itu, mereka dipercaya akan mendapatkan kasih sayang dari anggota keluarga.

Meski disebut membawa keberuntungan, pemilik weton Rabu Pahing juga dipercaya memiliki kecenderungan boros. Karena itu, kemampuan mengatur keuangan menjadi hal penting agar rejeki yang diperoleh dapat dikelola dengan baik.

Berbagai gambaran mengenai pekerjaan, watak, dan rejeki Rabu Pahing tersebut merupakan bagian dari kepercayaan dalam primbon Jawa. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mohammad Ali Ridlo

Sumber: Primbon Jawa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X