Kamis, 8 Oktober 2026

Weton Rabu Pahing Disebut Punya Pergaulan Luwes, tapi Dikenal Boros

Photo Author
Mohammad Ali Ridlo, Paliwara.com
- Rabu, 7 Oktober 2026 | 10:11 WIB
Ilustrasi pemilik Rabu Pahing. (Pixabay)
Ilustrasi pemilik Rabu Pahing. (Pixabay)

Paliwara.com - Dalam tradisi primbon Jawa, weton kelahiran Rabu Pahing kerap dikaitkan dengan sejumlah watak, sifat, dan karakter tertentu. Salah satunya adalah pribadi yang luwes dalam pergaulan serta mudah menarik perhatian orang di sekitarnya.

Gambaran watak yang diibaratkan seperti air atau banyu disebut membuat seseorang yang lahir pada Rabu Pahing memiliki pergaulan yang luas dan teman yang cukup banyak. Mereka juga dikenal pandai menyesuaikan diri dalam berbagai lingkungan.

Selain itu, orang berweton Rabu Pahing disebut memiliki sifat mudah memaafkan dan tidak suka menyimpan dendam. Mereka cenderung berusaha tampil ceria serta memiliki kepedulian terhadap orang lain.

Dalam kehidupan sehari-hari, Rabu Pahing juga digambarkan sebagai pribadi yang sederhana dalam penampilan dan memiliki hati yang baik. Mereka disebut senang membantu orang yang sedang mengalami kesulitan.

Hal lain yang menarik, orang dengan weton Rabu Pahing dipercaya pandai menjaga rahasia. Mereka juga dikenal disiplin, berusaha menepati janji, serta memiliki pendirian kuat dalam mempertahankan ucapan atau perkataannya.

Baca Juga: Orang Keras Kepala dan Kepribadiannya, Mengapa Sulit Menerima Pendapat Orang Lain?

Namun, sebagaimana gambaran watak dalam primbon pada umumnya, Rabu Pahing juga memiliki sejumlah sisi yang dianggap kurang baik.

Mereka disebut memiliki kecenderungan boros dalam mengelola keuangan. Selain itu, sifat pelupa juga membuatnya terkadang kehilangan atau lupa menaruh barang.

Dalam beberapa gambaran primbon, orang Rabu Pahing juga disebut kurang memperhatikan kerapian dan memiliki pola pikir yang cenderung sempit.

Berbagai gambaran tersebut merupakan bagian dari kepercayaan dan tradisi primbon Jawa yang diwariskan secara turun-temurun. Karakter seseorang dalam kehidupan nyata tentunya dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mohammad Ali Ridlo

Sumber: Primbon Jawa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X