Senin, 19 Oktober 2026

Harga Bawang Merah di Tulungagung Lebih Rendah dari Rata-rata Jawa Timur

Photo Author
Mohammad Ali Ridlo, Paliwara.com
- Senin, 19 Oktober 2026 | 09:22 WIB
Ilustrasi Bawang Merah. (Pixabay)
Ilustrasi Bawang Merah. (Pixabay)

Tulungagung, Paliwara.com – Harga bawang merah di Kabupaten Tulungagung tercatat Rp27.000 per kilogram pada Senin (19/10/2026). Harga tersebut lebih rendah dibandingkan rata-rata harga bawang merah di Jawa Timur yang mencapai Rp27.589 per kilogram.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, pembaruan harga dilakukan pada Senin (19/10/2026) pukul 09.13 WIB. Data tersebut dihimpun dari 27 kabupaten/kota dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Selisih harga bawang merah di Tulungagung dengan rata-rata Jawa Timur mencapai Rp589 per kilogram. Meski berada di bawah rata-rata provinsi, harga komoditas tersebut bervariasi di sejumlah daerah.

Kota Madiun tercatat sebagai daerah dengan harga bawang merah tertinggi, yakni Rp37.500 per kilogram. Posisi berikutnya ditempati Kota Batu dengan harga Rp32.250 per kilogram dan Kabupaten Gresik sebesar Rp30.000 per kilogram.

Baca Juga: ADIEXPORT 2026 Kembali Hadir, IKM Kabupaten Blitar Berpeluang Tingkatkan Daya Saing Produk Ekspor

Sementara itu, harga bawang merah terendah tercatat di Kota Pasuruan, yakni Rp23.500 per kilogram. Diikuti Kabupaten Nganjuk sebesar Rp24.000 per kilogram, Kabupaten Jombang Rp25.333 per kilogram, serta Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Lamongan yang masing-masing mencapai Rp25.750 per kilogram.

Di wilayah sekitar Tulungagung, harga bawang merah di Kabupaten Kediri tercatat Rp28.000 per kilogram. Angka tersebut lebih tinggi Rp1.000 dibandingkan harga di Tulungagung.

Adapun sejumlah daerah lain mencatat harga yang relatif berdekatan, seperti Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Jember yang masing-masing berada di angka Rp27.000 per kilogram, sama dengan Tulungagung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mohammad Ali Ridlo

Sumber: Siskaperbapo

Terkini

X