Senin, 5 Oktober 2026

Candi Simping Blitar, Jejak Pendharmaan Raden Wijaya dan Saksi Awal Kebesaran Majapahit

Photo Author
Anang Agus Faisal, Paliwara.com
- Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:07 WIB
Candi Simping di Blitar
Candi Simping di Blitar

Blitar, Paliwara– Di tengah hamparan permukiman Desa Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, tersimpan sebuah peninggalan sejarah yang memiliki kaitan erat dengan lahirnya Kerajaan Majapahit. Namanya Candi Simping, yang juga dikenal sebagai Candi Sumberjati.

Bangunan candi tersebut kini memang tidak lagi berdiri utuh seperti Candi Penataran. Sebagian besar struktur bangunannya telah runtuh dan yang tersisa berupa bagian dasar, batu-batu candi serta berbagai fragmen peninggalan masa lalu.

Namun, kondisi fisik tersebut tidak mengurangi nilai sejarah Candi Simping. Situs ini tercatat sebagai cagar budaya dan memiliki hubungan penting dengan Raden Wijaya, pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Majapahit.

Tempat Pendharmaan Raden Wijaya

Candi Simping dikenal sebagai tempat pendharmaan Raden Wijaya yang bergelar Sri Kertarajasa Jayawardhana. Raden Wijaya wafat pada 1309 Masehi.

Catatan sejarah mengenai Simping dapat ditemukan dalam Kakawin Nagarakretagama. Sumber tersebut menyebut Simping sebagai salah satu tempat yang berkaitan dengan pendharmaan sang raja.

Karena itu, Candi Simping bukan sekadar bangunan kuno. Situs ini menjadi bagian dari jejak sejarah seorang tokoh yang berada di balik berdirinya Majapahit.

Pemerintah juga telah menetapkan Candi Sumberjati atau Candi Simping sebagai cagar budaya tingkat kabupaten melalui keputusan pada 2020.

Arca Harihara dan Gambaran Raden Wijaya

Salah satu peninggalan penting yang pernah ditemukan di kawasan Candi Simping adalah arca Harihara, sosok gabungan Siwa dan Wisnu.

Dalam konteks pendharmaan raja pada masa Majapahit, arca tersebut dikaitkan dengan penggambaran Raden Wijaya. Arca Harihara yang kondisinya relatif utuh kini disimpan di Museum Nasional Republik Indonesia di Jakarta.

Keberadaan arca tersebut menjadi salah satu petunjuk penting mengenai hubungan antara Candi Simping dan Raden Wijaya.

Pernah Dipugar pada Masa Hayam Wuruk

Candi Simping ternyata bukan situs yang sekali dibangun kemudian ditinggalkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Anang Agus Faisal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X