Blitar, Paliwara– Di tengah hamparan permukiman Desa Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, tersimpan sebuah peninggalan sejarah yang memiliki kaitan erat dengan lahirnya Kerajaan Majapahit. Namanya Candi Simping, yang juga dikenal sebagai Candi Sumberjati.
Bangunan candi tersebut kini memang tidak lagi berdiri utuh seperti Candi Penataran. Sebagian besar struktur bangunannya telah runtuh dan yang tersisa berupa bagian dasar, batu-batu candi serta berbagai fragmen peninggalan masa lalu.
Namun, kondisi fisik tersebut tidak mengurangi nilai sejarah Candi Simping. Situs ini tercatat sebagai cagar budaya dan memiliki hubungan penting dengan Raden Wijaya, pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Majapahit.
Tempat Pendharmaan Raden Wijaya
Candi Simping dikenal sebagai tempat pendharmaan Raden Wijaya yang bergelar Sri Kertarajasa Jayawardhana. Raden Wijaya wafat pada 1309 Masehi.
Catatan sejarah mengenai Simping dapat ditemukan dalam Kakawin Nagarakretagama. Sumber tersebut menyebut Simping sebagai salah satu tempat yang berkaitan dengan pendharmaan sang raja.
Karena itu, Candi Simping bukan sekadar bangunan kuno. Situs ini menjadi bagian dari jejak sejarah seorang tokoh yang berada di balik berdirinya Majapahit.
Pemerintah juga telah menetapkan Candi Sumberjati atau Candi Simping sebagai cagar budaya tingkat kabupaten melalui keputusan pada 2020.
Arca Harihara dan Gambaran Raden Wijaya
Salah satu peninggalan penting yang pernah ditemukan di kawasan Candi Simping adalah arca Harihara, sosok gabungan Siwa dan Wisnu.
Dalam konteks pendharmaan raja pada masa Majapahit, arca tersebut dikaitkan dengan penggambaran Raden Wijaya. Arca Harihara yang kondisinya relatif utuh kini disimpan di Museum Nasional Republik Indonesia di Jakarta.
Keberadaan arca tersebut menjadi salah satu petunjuk penting mengenai hubungan antara Candi Simping dan Raden Wijaya.
Pernah Dipugar pada Masa Hayam Wuruk
Candi Simping ternyata bukan situs yang sekali dibangun kemudian ditinggalkan.
Artikel Terkait
Erich “Bubi” Hartmann, Jagoan Luftwaffe dengan 352 Kemenangan dan Akhir Hidup Sang Pilot Legendaris
Apakah Kloning Berita Diperbolehkan? Ini Batas antara Adaptasi dan Menjiplak
Weton Minggu Wage: Dikenal Cerdas dan Berwibawa, tapi Punya Sifat Pencemburu
Jangan Salah Pilih Pekerjaan, Ini Bidang yang Cocok untuk Weton Minggu Wage
Jangan Asal Pilih Jodoh, Weton Minggu Wage Ternyata Cocok dengan Neptu Ini
Wujud Nyata Ketahanan Pangan, Babinsa Kelurahan Tanggung Bersama Petani Gotong Royong Perbaiki Saluran Irigasi
Post Power Syndrome, Saat Seseorang Sulit Menerima Kehilangan Kekuasaan dan Jabatan
Es Dawet Serabi Khas Blitar, Perpaduan Manis Gurih yang Cocok Disajikan Dingin
Pencak Silat Bukan Sekadar Adu Kekuatan, Ada Etika, Disiplin dan Filosofi di Baliknya
Nderes Kelapa, Tradisi Petani Mengubah Tetesan Nira Menjadi Gula Merah