Selain meresmikan sekretariat, Pemkab Blitar juga menyalurkan bantuan alsintan untuk mendukung kegiatan usaha tani. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar, Setiyono, menyebut bantuan tersebut diberikan kepada sekitar 200 Gapoktan di Kabupaten Blitar.
“Selain peresmian Kantor Sekretariat Gapoktan Karya Tani Mandiri Kabupaten Blitar, kami juga membagikan alsintan oleh Pak Bupati kepada para penerima,” kata Setiyono.
Bantuan yang disalurkan meliputi satu unit combine harvester besar, dua unit transplanter, 47 unit alsintan lainnya, 60 unit pompa air berukuran tiga inci, serta tiga unit hand tractor.
Menurut Setiyono, dukungan peralatan pertanian tersebut diharapkan membantu petani meningkatkan efisiensi kerja dan menunjang kegiatan produksi di lapangan.
Ketua Gapoktan Karya Tani Mandiri Kabupaten Blitar, M.F.A. Maskuri, menyambut peresmian sekretariat sebagai langkah penting untuk memperkuat komunikasi dan konsolidasi antarkelompok tani.
Dengan adanya sekretariat, pihaknya kini memiliki tempat untuk mengoordinasikan berbagai kegiatan serta membahas persoalan yang dihadapi petani di Kabupaten Blitar.
“Harapannya ke depan, dengan diresmikannya sekretariat, kita sudah mempunyai tempat untuk berkoordinasi, konsolidasi bersama teman-teman Gapoktan di Kabupaten Blitar,” ujar Maskuri.
Ia menjelaskan, Gapoktan di Kabupaten Blitar selama ini bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta menjadi bagian dari pembinaan pemerintah daerah.
Maskuri menegaskan, organisasinya ingin hadir langsung ketika petani menghadapi persoalan, mulai dari menyampaikan aspirasi hingga membantu mencari jalan keluar bersama pemangku kepentingan.
“Maka dari itu, kami Gapoktan Kabupaten Blitar akan hadir di tengah-tengah petani di kala petani Blitar ada permasalahan. Kita sampaikan langsung ke stakeholder dan carikan solusi bersama demi kesejahteraan petani di Kabupaten Blitar,” pungkasnya.
Peresmian sekretariat dan penyaluran alsintan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Dukungan tersebut perlu diikuti penguatan pendampingan, koordinasi, serta pemanfaatan peralatan secara optimal agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani.
Di sisi lain, keterlibatan pelaku usaha seperti CV Lang Buana juga menjadi bagian dari potensi kolaborasi dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya pada komoditas tebu, jagung, dan kelapa. Dengan komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan antara kelompok tani, pemerintah, serta pelaku usaha, pengembangan pertanian Kabupaten Blitar diharapkan semakin produktif dan mampu memberikan nilai tambah bagi petani.
Artikel Terkait
Asmara Aries Butuh Kesabaran, Karier Justru Diprediksi Berkembang Pesat
Ramalan Zodiak Taurus Hari Ini: Saatnya Percaya Diri, Asmara Butuh Keputusan Tegas
Wujud Kepedulian Sesama, Polres Blitar Kota Gelar Donor Darah Peringati HUT Humas Polri
Padagon Jagur, Watak Weton Rabu Legi yang Dikenal Galak, Waspada dan Berwawasan Luas
Weton Rabu Legi: Cocok Jadi Pemimpin, Rezeki Diyakini Terus Mengalir dan Membawa Keberuntungan Keluarga
Pererat Kedekatan dengan Warga, Kapolsek Lodoyo Timur Gelar Dialog Kamtibmas
Bupati Blitar Hadiri Doa Kebangsaan, Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah
Tari Kolosal “Suluh Peradaban Tanah Perjuangan” Meriahkan Hari Santri Nasional 2026 di Kanigoro
Harga Cabe Merah Besar Bervariasi, Kota Madiun Tertinggi dan Tuban Terendah
Resmikan Sekretariat Gapoktan Karya Tani Mandiri, Bupati Blitar Dorong Pertanian Modern dan Sejahtera