gaya-hidup

Weton Jumat Wage Disebut Penuh Kesialan, Primbon Jawa Ungkap Sifat dan Cara Menangkalnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 09:08 WIB
Ilustrasi pemilik Weton Jumat Wage. (Pixabay)

Paliwara.com – Weton Jumat Wage dalam primbon Jawa kerap dikaitkan dengan kehidupan yang penuh tantangan dan kesialan. Meski demikian, orang yang lahir pada weton ini juga dipercaya memiliki sejumlah sifat positif, mulai dari enerjik, berbelas kasih, setia, hingga mudah menjalin pertemanan.

Menurut kepercayaan primbon Jawa, pemilik weton Jumat Wage dikenal sebagai pribadi yang tidak pelit dan cenderung royal dalam pergaulan. Mereka juga mudah mendapatkan teman dekat karena memiliki kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya.

Sifat tersebut membuat pemilik weton Jumat Wage dipercaya memiliki banyak orang yang bersedia memberikan bantuan ketika menghadapi kesulitan. Hubungan pertemanan yang luas menjadi salah satu kelebihan yang melekat pada karakter weton ini.

Namun, di balik sifat positif tersebut, primbon Jawa juga menggambarkan sejumlah karakter yang dianggap sebagai kelemahan pemilik weton Jumat Wage. Di antaranya mudah marah, suka berbohong, mengganggu orang lain, takabur, serta memiliki hati yang keras.

Pemilik weton ini juga dipercaya sulit memaafkan orang yang telah mengecewakannya. Selain itu, mereka digambarkan terkadang memiliki sifat malas dan kurang mempertimbangkan dampak jangka panjang sebelum mengambil keputusan.

Meski kerap dikaitkan dengan kesialan, kepercayaan primbon Jawa menyebut ada cara yang dipercaya dapat membantu meruwat atau menangkal kesialan tersebut.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Aries Hari Ini, Kamis 8 Oktober 2026: Ikuti Kata Hati dan Jangan Abaikan Kesehatan

Dua cara yang disebutkan adalah menjalankan puasa weton dan melakukan sedekah weton. Puasa weton dilakukan berdasarkan hari kelahiran seseorang menurut perhitungan kalender Jawa, sedangkan sedekah weton dimaknai sebagai bentuk berbagi kepada sesama pada hari kelahiran tersebut.

Bagi masyarakat yang masih memegang tradisi Jawa, kedua amalan itu dipercaya sebagai bagian dari ikhtiar spiritual untuk memperoleh ketenteraman dan menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Meski demikian, gambaran karakter dan nasib berdasarkan weton merupakan bagian dari tradisi serta kepercayaan masyarakat Jawa, bukan kepastian ilmiah. (*)

Tags

Terkini