Paliwara.com – Weton Jumat Pahing tidak hanya kerap dibahas dalam primbon Jawa terkait karakter dan rezeki, tetapi juga soal kecocokan jodoh. Dalam perhitungan tradisional tersebut, pemilik weton Jumat Pahing disebut memiliki beberapa pasangan weton yang dianggap cocok.
Jumat Pahing memiliki jumlah neptu 15, yang berasal dari nilai hari Jumat sebesar 6 dan pasaran Pahing sebesar 9. Jumlah tersebut kemudian menjadi dasar dalam sejumlah perhitungan kecocokan pasangan menurut primbon Jawa.
Dalam primbon, orang yang lahir pada Jumat Pahing disebut akan sangat baik bila berpasangan dengan seseorang yang memiliki jumlah neptu 9 atau 14. Perhitungan tersebut menjadi salah satu acuan untuk melihat kecocokan pasangan berdasarkan weton.
Weton dengan neptu 9 antara lain Rabu Pon, sedangkan weton dengan neptu 14 di antaranya Jumat Kliwon, Sabtu Pahing, dan Minggu Pahing.
Baca Juga: Jumat Pahing Disebut Punya Rezeki yang Selalu Ada, Benarkah Demikian?
Dengan demikian, keempat weton tersebut disebut memiliki kecocokan tertentu dengan pemilik weton Jumat Pahing. Perhitungan ini menjadi bagian dari tradisi primbon yang hingga kini masih digunakan sebagian masyarakat Jawa untuk melihat kecocokan calon pasangan.
Selain urusan jodoh, Jumat Pahing juga dikenal memiliki gambaran rezeki yang menarik dalam primbon. Rezekinya kerap diibaratkan sebagai “Tunggak Semi”, yakni setelah berkurang atau habis dipercaya akan kembali tumbuh.
Orang yang lahir pada Jumat Pahing juga disebut dapat membawa kebaikan dan peningkatan ekonomi bagi keluarga. Namun, gambaran tersebut merupakan bagian dari kepercayaan dan tradisi primbon Jawa, sehingga tidak dapat dianggap sebagai rujukan. (*)