Jumat, 16 Oktober 2026

Weton Jumat Legi Dipercaya Punya Tangan Dingin, Rezeki Disebut Membaik di Usia Matang

Photo Author
Mohammad Ali Ridlo, Paliwara.com
- Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:41 WIB
Ilustrasi pemilik Weton Jumat Legi. (Pixabay)
Ilustrasi pemilik Weton Jumat Legi. (Pixabay)

Paliwara.com – Dalam primbon Jawa, weton Jumat Legi memiliki sejumlah tafsir mengenai pekerjaan, usaha, dan perjalanan rezeki. Orang yang lahir pada weton ini dipercaya mempunyai karakter yang cocok untuk menekuni pekerjaan tertentu, terutama yang berkaitan dengan hewan dan tumbuhan.

Berdasarkan kepercayaan primbon Jawa, seseorang yang lahir pada Jumat Legi dinilai memiliki tangan dingin dalam memelihara sesuatu. Mereka dianggap berpotensi meraih keberhasilan ketika menekuni bidang yang berhubungan dengan makhluk hidup, seperti peternakan, pertanian, maupun budidaya tanaman.

Selain itu, ketabahan dalam menghadapi kegagalan disebut menjadi salah satu modal penting bagi pemilik weton Jumat Legi. Sifat tersebut dinilai dapat membantu mereka bangkit ketika mengalami kesulitan, terutama saat menjalankan usaha secara mandiri.

Baca Juga: Primbon Jawa: Weton Jumat Legi Dikenal Sabar dan Suka Menolong, tetapi Punya Sisi Buruk Ini

Dalam urusan rezeki, primbon Jawa menggambarkan perjalanan hidup orang berweton Jumat Legi tidak selalu berjalan mulus sejak awal. Mereka dipercaya mengalami masa ekonomi yang sempit pada paruh pertama kehidupannya, sebelum memasuki masa yang lebih baik pada paruh berikutnya.

Meski masa kecilnya digambarkan penuh tantangan, orang dengan weton ini diyakini dapat tumbuh menjadi pribadi yang pandai mengatur keuangan. Kemampuan mengelola ekonomi dan ketekunan dalam bekerja menjadi gambaran karakter yang dikaitkan dengan perjalanan rezeki mereka.

Sementara itu, dalam kaitannya dengan rezeki keluarga, terdapat pula tafsir primbon yang menyebut kelahiran anak dengan weton Jumat Legi dapat memengaruhi kondisi ekonomi keluarga. Tafsir tersebut dikaitkan dengan nilai neptu yang dianggap relatif kecil.

Namun, berbagai penafsiran mengenai pekerjaan dan rezeki berdasarkan weton merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa. Ramalan tersebut tidak dapat dijadikan kepastian mengenai kondisi ekonomi atau masa depan seseorang.

Pada akhirnya, keberhasilan dalam pekerjaan dan usaha tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mohammad Ali Ridlo

Sumber: Primbon Jawa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X