gaya-hidup

Weton Kamis Pahing Neptu 17, Ini Jodoh yang Dipercaya Membawa Kebahagiaan dan Kesuksesan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:41 WIB
Ilustrasi kecocokan jodoh. (Pixabay)

Paliwara.com – Dalam tradisi primbon Jawa, weton kelahiran kerap dijadikan salah satu acuan untuk melihat kecocokan pasangan. Salah satunya adalah weton Kamis Pahing yang memiliki jumlah neptu 17 dan dipercaya mempunyai perhitungan tersendiri dalam urusan jodoh.

Menurut primbon Jawa, orang yang lahir pada Kamis Pahing dianjurkan memilih pasangan dengan jumlah neptu 12 atau 16. Weton dengan jumlah neptu tersebut dipercaya memiliki kecocokan dengan Kamis Pahing sehingga diharapkan dapat membangun rumah tangga yang harmonis.

Beberapa weton yang memiliki neptu 12 di antaranya Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, dan Kamis Wage. Sementara itu, weton dengan neptu 16 antara lain Rabu Pahing, Kamis Kliwon, dan Sabtu Pon.

Selain kedua kelompok neptu tersebut, weton Kamis Pahing juga dianjurkan berjodoh dengan seseorang yang memiliki neptu 14. Dalam kepercayaan primbon Jawa, perpaduan neptu 17 dan 14 diyakini dapat membawa kebahagiaan serta keberhasilan dalam berbagai pekerjaan.

Baca Juga: Weton Kamis Pahing Dipercaya Membawa Rezeki Melimpah, Benarkah Bisa Mengangkat Derajat Orang Tua?

Adapun weton yang memiliki jumlah neptu 14 meliputi Rabu Pon, Jumat Kliwon, dan Minggu Pahing. Weton-weton tersebut dipercaya mempunyai kecocokan dengan Kamis Pahing berdasarkan perhitungan tradisional Jawa.

Meski demikian, ramalan kecocokan jodoh berdasarkan weton merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa yang diwariskan secara turun-temurun. Kecocokan dalam rumah tangga tidak hanya ditentukan oleh weton, tetapi juga dipengaruhi oleh komunikasi, komitmen, saling menghargai, dan kemampuan pasangan dalam menyelesaikan masalah bersama.

Karena itu, perhitungan weton dapat dipandang sebagai bagian dari pelestarian budaya, sementara keputusan memilih pasangan tetap perlu mempertimbangkan karakter, nilai kehidupan, dan kesiapan masing-masing untuk membangun rumah tangga.

Perlu diingat, kepercayaan mengenai jodoh dan keberuntungan berdasarkan weton tidak dapat dijadikan jaminan bahwa sebuah hubungan akan selalu bahagia atau sukses. Keharmonisan rumah tangga tetap membutuhkan usaha dan kerja sama dari kedua belah pihak. (*)

 

Tags

Terkini